10 Tips Terbukti Dan Diuji Untuk Membangun Hubungan Instan Dengan Audiens Anda

Membangun hubungan merupakan salah satu aspek terpenting dari public speaking. Itu tidak cukup untuk membuat audiens mempercayai Anda; Anda juga harus membuat audiens mengidentifikasikan diri dengan Anda. Dalam persuasi dan pengaruh, audiens merespon lebih baik kepada seseorang yang dapat mereka identifikasi.

Salah satu cara terbaik untuk membangun hubungan adalah untuk mengidentifikasi kesamaan yang audiens Anda dan Anda miliki. Identifikasi karakteristik yang audiens Anda dan Anda miliki bersama, bicarakan tentang hal itu, dan biarkan audiens untuk lebih berhubungan dengan Anda sebagai pribadi.

Beberapa karakteristik yang mungkin Anda miliki bersama dengan audiens Anda termasuk:

  1. Umur: Jika Anda berada di sekitar kelompok usia yang sama dengan audiens Anda, gunakan untuk keuntungan Anda! Bagikan beberapa lelucon umum, drama TV, pengalaman bersama atau bahkan generalisasi yang unik untuk kelompok usia tertentu.

  2. Jenis Kelamin: Jenis kelamin dapat sangat efektif dalam membangun hubungan dalam beberapa contoh. Misalnya, jika Anda seorang pembicara wanita yang berbicara kepada sekelompok peserta perempuan tentang partisipasi pekerja perempuan dalam angkatan kerja, gunakan jenis kelamin yang sama untuk keuntungan Anda dalam membangun hubungan. Namun, jika Anda memiliki jenis kelamin berbeda untuk audiens Anda, jangan takut, karena masih mungkin untuk membangun hubungan.

  3. Ras: Jika Anda kebetulan memiliki ras yang sama dengan audiens Anda, gambarkan norma dan praktik rasial bersama sebagai jembatan untuk membangun hubungan instan.

  4. Budaya: Jika Anda berasal dari budaya yang sama dengan audiens Anda, gambarkan nuansa tentang budaya Anda yang unik dengan budaya bersama yang Anda miliki dengan audiens Anda.

  5. Karir: Apakah Anda berbagi karir yang sama dengan audiens Anda? Jika demikian, gunakan untuk menjalin hubungan dan membuat audiens lebih mengenali Anda.

  6. Afiliasi: Apakah Anda kebetulan berbagi afiliasi yang sama dengan audiens Anda? Atau apakah Anda berasal dari organisasi yang sama atau organisasi serupa dengan audiens Anda? Belajar menggunakan afiliasi bersama untuk membangun identitas.

  7. Kewarganegaraan: Orang yang berasal dari negara, desa, atau lokal yang sama cenderung lebih saling mengidentifikasi satu sama lain. Jika Anda kebetulan memiliki kewarganegaraan yang sama atau berasal dari tempat yang sama, gunakan itu untuk membangun hubungan dengan berbicara tentang tempat-tempat favorit, kegiatan favorit, dan acara unik yang khas di tempat audiens Anda dan Anda berasal.

  8. Kepribadian: Apakah Anda seorang ekstrovert, atau introvert? Apakah Anda dominan, patuh, senang-pergi-beruntung atau analitis? Apa kepribadian dan karakteristik Anda? Apakah beberapa anggota audiens Anda memiliki karakteristik yang sama dengan Anda?

  9. Pengalaman Bersama: Jika Anda dapat mengidentifikasi pengalaman bersama yang audiens Anda dan Anda hargai, gunakan itu untuk membangun hubungan. Misalnya, laki-laki di Singapura diwajibkan untuk melayani dua tahun Pelayanan Nasional, di mana mereka bertugas sebagai prajurit di Angkatan Bersenjata Singapura, sebagai polisi di kepolisian Singapura, atau sebagai pemadam kebakaran di Pasukan Pertahanan Sipil. Pengalaman bersama ini sangat berharga dalam memungkinkan pria Singapura membangun hubungan satu sama lain, bahkan setelah beberapa dekade berlalu sejak mereka menyelesaikan Layanan Nasional mereka!

  10. Nilai, Keyakinan, dan Sudut Pandang: Apakah Anda kebetulan berbagi keyakinan, nilai, dan sudut pandang yang sama dengan audiens Anda? Jika demikian, gunakan untuk membangun hubungan.

Daftar di atas tidak lengkap. Jika Anda kebetulan berbagi kesamaan pada karakteristik yang disebutkan di atas dengan audiens Anda, pelajari untuk menggunakannya untuk keuntungan Anda dan membangun hubungan instan. Ini mengharuskan Anda untuk menemukan fakta tentang audiens Anda bahkan sebelum Anda berbicara dengan mereka. Jika tidak, Anda dapat mengajukan pertanyaan menyelidik dan mendaftarkan pertanyaan selama tahap awal pidato Anda untuk membuat audiens mengungkapkan lebih banyak tentang diri mereka sendiri, sementara Anda mengidentifikasi karakteristik serupa yang mungkin Anda miliki dengan audiens Anda. Semakin baik Anda memahami audiens Anda, semakin baik Anda bisa membuat mereka memahami Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>